Tips Membuat Kue Kering yang Renyah dan Garing

Membuat kue kering tidak hanya memerlukan resep kue serta peralatannya. Karena membuat kue tanpa memahami dasar membuat kue kering akan membuat hasil kue Anda menjadi tidak maksimal. Mungkin Anda pernah menghasilkan kue yang terlalu bantet, terlalu renyah hingga keras, atau rasanya tidak enak. Oleh karenanya, kami hadirkan beberapa tips yang perlu Anda ketahui untuk membuat kue kering yang renyah, garing, serta lezat.

Panaskan Oven

  • Panaskan oven selama 10 hingga 15 menit sebelum memasukan kue. Jika Anda memasukkan adonan ke dalam oven yang belum dipanaskan, maka kue kering Anda akan terlihat meleleh seperti gumpalan kue raksasa. Selain itu, umumnya resep kue kering memang memerlukan pemanasan oven sebelum adonan kue dimasukkan. Oleh karenanya Anda membutuhkan oven. Bila Anda belum memiliki oven, Anda dapat membelinya secara online di oxone atau berbagai online shop lainnya.

Bahan Kue dan Takarannya

  • Biasanya, kita membuat kue berdasarkan resep yang sudah dberikan. Namun, pada umumnya bila Anda menggunakan margarin, maka kue kering yang Anda hasilkan akan terlihat lebih tipis ketimbang bila Anda menggunakan mentega. Selain itu jika Anda menggunakan tepung serbaguna ketimbang tepung kue, maka kue kering Anda akan menjadi lebih padat serta pipih. Menggunakan gula pengganti ketimbang gula asli juga dapat merubah tekstur kue kering Anda.
  • Pastikan Anda menggunakan bahan yang segar dengan kualitas terbaik.
  • Baking soda dan baking powder adalah bahan yang berbeda. Pastikan Anda menggunakan bahan yang sesuai dengan resep yang diminta.
  • Pastikan semua bahan yang dibutuhkan telah sesuai takaran. Memanggang kue tak ubah halnya dengan reaksi kimia oleh karenanya perbandingan yang tepat adalah kunci utamanya.

Menguleni Kue Kering

  • Hindari penggunaan tepung yang berlebih ketika menguleni adonan kue kering. Hal ini akan membuat kue kering menjadi keras. Namun, apabila adonan Anda terlalu lengket, maka Anda dapat memasukkan adonan kedalam kulkas selama beberapa menit, kemudian Anda dapat menguleninya lagi.
  • Cobalah untuk tidak menguleni adonan secara berlebihan karena hai ini juga dapat menyebabkan adonan menjadi keras.
  • Uleni adonan diantara kertas wax atau kertas perkamen. Simpan sebagian adonan ketika Anda sedang menguleni adonan yang lain.
  • Gunakan alat pemotong adonan yang baik karena alat pemotong haruslah tipis dan tajam. Jika Anda menggunakan alat pemotong berbahan plastic, celupkan pemotong kedalam minyak sayur yang hangat sebelum memotong.

Membagi dan Membentuk Adonan

  • Untuk menghasilkan ukuran kue kering yang konsisten, Anda dapat menggunakan alat bantu, seperti sendok pengukur, scoop es krim, or etc.
  • Taburkan sedikit tepung di atas Loyang sebelum meletakkan adonan kue kering. Hal ini akan mengurangi kue kering melebar terlalu lebar ketika di panggang.

Mendinginkan Kue Kering

  • Dinginkan kue kering dengan meletakkannya di rak kawat atau kertas minyak.
  • Susun kue kering di dalam toples setelah kue mendingin. Meletakkan kue kering ke dalam toples dengan keadaan panas akan membuat kue kering melekat satu dengan yang lain.
  • Bila Anda hendak mendekor kue, maka Anda harus membiarkan kue mendingin secara sempurna sebelum mendekornya.
Advertisements

Cara Memilih Peralatan Masak Yang Tepat

Memasak adalah hal yang menyenangkan apabila Anda memiliki alat-alat yang tepat. Bagi sebagian orang memilih peralatan masak yang tepat terkadang susah-susah, gampang. Oleh karenanya, bagi kita yang ingin mengetahui cara memilih yang tepat dapat menilik pada hal-hal berikut:

Langkah 1: Alat Perkakas

Pastikan terlebih dahulu apakah Anda akan membeli satu set perkakas dapur atau membelinya satu per satu secara terpisah.

  • Harga satu set utensil biasanya lebih murah dibanding membeli perlengkapan secara satuan. Utensils set biasa nya terdiri atas perlengkapan dasar. Biasanya seluruh alat nya sudah sesuai dengan kebutuhan.
  • Dengan membeli perkakas secara satuan Anda dapat memiliki kemudahan untuk menjaga kualitas perkakas Anda. Selain itu Anda juga dapat memilih peralatan yang terbaik. Terdapat berbagai macam merk yang dapat Anda gunakan sebagai acuan, salah satu rekomendasi kami adalah oxone fry pans.

Langkah 2: Jenis Alat Perkakas

Pilihlah perlengkapan yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Banyak sekali ragam dan jenis peralatan memasak. Namun, pastikan Anda tidak membeli produk dengan kegunaan yang sama dengan model yang berbeda.

  • Beberapa macam sendok yang perlu Anda miliki, adalah sendok pengaduk, sendok penyaring dan sendok sayur. Sendok dan garpu dengan gagang panjang juga dapat menjadi pilihan yang baik. Selain itu Anda juga memerlukan sepasang alat penjepit.
  • Anda harus memiliki sutil atau penggorengan. Tentukan berapa jenis dan ukuran yang Anda perlukan. Selain itu juga terdapat dua jenis spatula yang perlu Anda perhatikan yaitu sutil berbahan plastik dan berbahan stainless steel
  • Anda juga akan membutuhkan pengocok/whisk, pemotong pizza/roti, pembuka kaleng, alat pengupas, parutan, gelas pengukur dan sendok takaran.
  • Selain itu, Anda juga mungkin memerlukan alat penghancur dan zester. Oleh karena terdapat berbagai macam jenisnya, pastikan Anda membeli yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Langkah 3: Bahan Perkakas Dapur

Pilihlah peralatan yang berbahan kayu, stainless steel, aluminium, plastik dan Teflon. Selain itu pastikan peralatan yang Anda beli dan miliki sesuai dengan wajan, panci dan peralatan lain. Jangan sampai peralatan yang baru Anda beli ternyata tidak sesuai dan dapat merusak alat-alat Anda yang lain.

Langkah 4: Kualitas Perkakas Dapur

Belilah peralatan yang berkualitas baik dan sesuai dengan harganya. Jangan membeli yang terlalu murah tapi cepat rusak. Lalu, perhatikan peralatan yang Anda beli, pastikan dapat digunakan untuk jangka waktu yang lama.

Langkah 5

Tepat Penyimpanan Perkakas Dapur

Siapkan tempat yang sesuai untuk menyimpan peralatan Anda. Pilihlah tempat yang mudah dicari dan diraih saat Anda membutuhkan peralatan tersebut.

Berikut Macam-Macam jenis Perkakas Dapur yang mungkin Anda butuhkan:

  1. Panci Sup Stainless steel

Clay pot biasanya memiliki bentuk yang cukup besar untuk membuat sup. Alat ini merupakan alat yang sehat dan sup yang Anda buat tidak akan mengeluarkan rasa dan bau  yang aneh. Alat ini memiliki bentuk yang halus namun mudah retak dan hancur. Clay pot sangat sesuai untuk memasak makan dengan cuka sebagai bahan utamanya. Karena cuka dan metal dapat mengeluarkan reaksi kimia yang tidak baik untuk tubuh Anda. Anda dapat menggunakan high quality stainless steel pot untuk masakan Anda. Pilihlan pot dengan aluminium-plated pada bagian bawah karena dapat menghantarkan panas secara baik. Selain itu, Anda dapat meletakkan pot ini ke dalam air dingin atau taruh di kulkas setelah memasak untuk mendinginkan masakan Anda.

  1. Kuali atau Wajan

Gunakan Kuali atau wajan yang berbahan ceramic agar dapat mengeluarkan hawa panas dengan cepat, sehingga membuatnya sangat tepat untuk dry heat, fast cooking dan steaming namun tidak sesuai untuk moist heat cooking karena dapat membuat masakan memiliki rasa metallic.

  1. Stewing pot/dutch oven

Anda membutuhkan  stainless steel pot atau dutch oven dengan kualitas yang bagus untuk memasak/merebus daging. Pilihlah pot yang dapat mengeluarkan panas secara merata dengan bagian bawah panci yang tidak mudah terbakar/gosong.

Berbagai Macam Jenis dan Tipe Oven

Belum lengkap rasanya dapur Anda, apabila belum memiliki oven sebagai alat bantu memasak Anda. Saat ini terdapat berbagai macam jenis dan type oven, oleh karenanya, memilih jenis dan type yang tepat dengan kebutuhan Anda sangatlah penting, agar fungsi yang Anda dapatkan dapat lebih optimal. Maka pada artikel kali ini kami ingin membahas berbagai macam jenis dan tipe oven. Bagi Anda yang tertarik untuk memiliki oven sebagai pelengkap dapur, Anda dapat membelinya di toko peralatan rumah tangga terdekat atau secara online di berbagai online shop, salah satunya di web peralatan rumah tangga oxone.

  1. Oven yang Membersihkan secara Otomatis

Terdapat dua tipe untuk jenis oven seperti ini

  • Pyrolytic

Oven akan terkunci secara otomatis dan memanaskan sampai suhu 500°C dan merubah sisa-sisa makanan menjadi debu. Anda hanya perlu membersihkan debu setelah oven mendingin.

  • Catalytic liners

Terdapat lapisan besi yang menempel pada oven dan biasanya menyerap percikan lemak. Anda harus secara rutin memanaskan oven dengan suhu 250°C selama 1 jam untuk membakar percikan tersebut, setelah itu bersihkan lapisan besi dengan kain saat oven sudah mendingin. Sebaiknya Anda membersihkannya secara rutin.

  1. Toaster ovens/Oven Pemanggang Roti

Toaster oven dan benchtop oven merupakan oven yang memiliki fitur lengkap. Anda dapat menggunakan alat tersebut untuk membuat kue, memanggang dan bahkan beberapa terdapat hotplate di permuakaan atas oven. Jenis oven seperti ini lebih hemat dan tidak memakan banyak tenaga. Misalnya, Anda dapat menggunakan oven toaster untuk berbagai hal karena oven toaster cocok digunakan untuk masakan yang cukup sedikit seperti roti panggang keju. Selain itu kelebihan oven toaster ialah tidak memakan banyak tempat.

  1. Steam ovens/oven uap

Steam oven menghasilkan makanan yang lebih sehat dairpada oven biasa karena nutrisi yang hilang lebih sedikit. Akan tetapi alat ini tidak multiguna dan tidak membuat masakan menjadi coklat, sehingga Anda harus memanggang terlebih dahulu untuk  mendapatkan hasil kecoklatan sebelum menggunakan alat ini.

      4. Combination steam dan Oven Konveksi

Oven ini merupakan jenis oven yang menggabungkan 2 metode memasak, antara mengukus dan oven biasa. Combination steam oven biasanya dapat digunakan untuk membuat kue atau masakan lain dengan cara di kukus. Selain oven jenis ini, Anda dapat menggunakan oven jenis lain dengan fungsi yang mirip dengan harga yang lebih murah. Seperti contohnya, Anda dapat menggunakan oven electric yang dilengkapi dengan fungsi moisture/melembabkan. Sehingga Oven ini akan mempertahankan kelembapan tekstur kue selagi digunakan.

  1. Light ovens/ Microwave oven

Oven biasa yang dapat digunakan untuk memanggang ataupun sebagai microwave oven yang dilengkapi dengan lampu halogen. Fungsi dari lampu ini yaitu untuk membuat masakan menjadi kecoklatan dan mengeluarkan hawa panas.