8 Tips Membuat Donat Empuk

Donat adalah makanan yang digemari oleh hampir sebagian besar orang di berbagai belahan dunia. Oleh karenannya tak heran jika Anda dapat dengan mudah menemui donat dengan ragam bentuk dan rasa yang dijual di berbagai toko kue atau roti. Namun, Anda juga dapat mencoba membuat donat sendiri di rumah dengan bentuk dan rasa yang tidak kalah dengan yang dijual di toko roti kesayangan Anda.

Cara membuat donat pun cukup mudah dan tidak membutuhkan banyak bahan. Bahkan Anda pun dapat membuat donat sendiri secara praktis dengan donut maker oxone atau berbagai donut maker lainnya. Namun apabila Anda memilih membuat donat secara manual, Anda dapat memerhatikan langkah-langkah berikut ini dan dapatkan hasil donat yang sempurna.

  1. Menggunakan kentang

Cara ini mungkin terdengar aneh dan belum diketahui oleh sebagian orang. Namun dengan menggunakan kentang yang sudah dihancurkan dan dihaluskan sebanyak kurang lebih 1/3 gelas, adonan donat Anda akan menjadi lebih lembut dan menggembang.

  1. Hindari Mengaduk Adonan berlebihan

Dalam pembuatan donat tanpa ragi  tidak diperlukan pengadukan yang berlebihan seperti layaknya pada donat yang menggunakan ragi. Adonan donat ini hanya perlu diaduk secukupnya saja agar seluruh bahan tercampur dengan rata. Berbeda dengan adonan donat yang menggunakan ragi. Biasanya donat ragi membutuhkan waktu yang sedikit lebih lama dalam hal pengadukan.

  1. Gunakan alat bantu

Anda dapat menggunakan alat cetakan untuk memotong adonan donat agar lebih mudah. Pastikan Anda menggunakan 2 jenis cetakan besar dan kecil untuk membentuk adonan donat. Gunakan cetakan besar untuk membentuk bulat donat. Lalu gunakan cetakan kecil untuk membuat lubang di tengah donat. Lumuri cetakan dengan tepung setiap akan memotong adonan. Hal ini untuk mencegah adonan donat menempel pada cetakan.

  1. Suhu penggorengan

Pastikan suhu minyak tepat pada saat menggoreng donat. Hal ini penting dilakukan untuk menghindari donat menjadi gosong ataupun terlalu berminyak ketika diangkat. Suhu yang pas untuk menggoreng donat yaitu pada 360°F dan usahakan untuk menjaga suhu ini setiap akan menggoreng donat.

  1. Suhu donat

Hindari adonan donat dari hawa panas karena dapat merusak adonan.

  1. Sumpit

Gunakan bantuan sumpit untuk menggoreng donat. Hal ini dikarenakan bentuk sumpit yang mudah digunakan dan sesuai untuk menggoreng dan membolak balik donat tanpa perlu khawatir tangan Anda akan terkena minyak atau hawa panas.

  1. Alat penyaring

Biasakan untuk meniriskan donat terlebih dahulu dengan menggunakan alat tiris. Hal ini dilakukan agar minyak yang terdapat pada donat dapat hilang. Namun apabila Anda menggoreng donat dengan suhu dan waktu yang tepat, baisanya donat yang dihasilkan tidak akan menyerap minyak terlalu banyak.

  1. Topping

Anda dapat menambahkan berbagai topping di atas donat. Anda dapat menambahkan icing, coklat, keju, dan berbagai macam selai pada donat yang sudah jadi. Sesuaikan topping dengan selera Anda.

Ide Kreatif agar Es Batu Anda Terasa Lebih Menarik

Bosan dengan rasa es batu yang biasa saja? Jangan khawatir, dengan sedikit kreatifitas saja Anda dapat mengubah es batu menjadi kudapan yang nikmat. Akan tetapi, tentu saja Anda akan membutuhkan Ice cube tray/wadah pembuat es. Anda dapat memilih bentuk wadah sesuai selera Anda. Namun, kami sarankan untuk menggunakan wadah es batu original, yaitu yang berbentuk kotak-kotak persegi kecil. Selain karena terlihat cantik di dalam gelas, bentuknya yang pas juga membuat ketebalan es yang terbentuk terasa pas. Bila Anda belum memiliki ice cube tray, Anda dapat menemukannya dengan mudah di berbagai swalayan atau toko online, seperti oxone, dsb. Berikut adalah resep yang dapat Anda coba.

  1. Es Batu Rasa Kopi

Bagi para pecinta kopi, memiliki es batu rasa kopi akan menjadi kenikmatan tersendiri. Oleh karenanya, Anda dapat mencoba menuangkan segelas Americano ke dalam ice cube tray/nampan es batu. Dinginkan hingga membeku, dan Anda siap menikmatinya.

  1. Honey Peach Fro-yo Bites

Hanya dengan menggunakan 2 bahan, yogurt dan melon, Anda dapat membuat es batu dengan rasa yang  tidak biasa. Caranya, beli masukan yogurt dengan rasa vanilla atau stroberi ke dalam ice cube tray Anda. Kemudian, masukan melon yang telah dipotong kecil serta tipis ke dalam yogurt. Dinginkan hingga membeku.

  1. Frozen Avocado Cubes

Apakah Anda memiliki sisa jus alpukat di rumah Anda? Jika, ya, jangan dibuang. Anda dapat mengkreasikannya menjadi fozen avocado cubes yang nikmat.

  1. Green Juice Smoothie Cubes

Juice sayuran juga dapat dijadikan minuman es batu yang lezat! Tapi jangan lupa untuk menyaring ampasnya sebelum menuangkan sari jus ke dalam ice cube tray.

  1. Wine Cubes

Ingin minum Anggur dengan sensasi yang berbeda? Coba saja bekukan minuman anggur Anda dengan menggunakan ice cube tray.

  1. Chocolate Chip Energy Bites

Bagi pecinta Cokelat serta makanan manis, resep ini tampaknya akan menjadi resep pilihan Anda. Selain lezat, resep satu ini juga mengandung asupan protein yang lumayan. Caranya cukup mudah. Tumbuk kacang (jenis kacang sesuai selera Anda) kemudian masukan ke dalam tray ice cube. Lalu, taburkan choco chip setelahnya.

7 Tips Membuat Waffle yang Sempurna

Waffle adalah makanan ala eropa yang ternyata cukup mendapat tempat di hati masyarakat Indonesia. Tak heran jika ada banyak sekali waffle maker yang dapat Anda temui di pasaran, salah satunya adalah oxone waffle maker. Apabila Anda adalah salah satu orang yang tertarik untuk membuat waffle sendiri, maka Anda perlu memperhatikan beberapa tips membuat waffle yang lezat. Perlu diperhatikan bahwa terdapat 2 jenis waffle. Waffle ala Amerika dan ala belgia. Pada artikel kali ini, tips yang kami sajikan adalah waffle ala Amerika yang biasanya bertekstur krispi di luar namun lembut serta empuk di bagian dalamnya. Berikut tipsnya:

  1. Perhatikan Waffle Maker Anda

Penting sekali untuk membaca instruksi penggunaan dengan seksama. Hal ini dikarenakan, setiap waffle maker biasanya dirancang untuk menghasilkan hasil yang berbeda. Bahkan pada beberapa waffle maker, Anda diharuskan untuk melapisi waffle maker dengan minyak atau mentega sebelum penggunaan. Namun, dengan teknologi terbaru Anda tak perlu lagi melapisi waffle maker dengan minyak dan mentega.

  1. Adonan yang Anti Lengket

Jumlah minyak ataupun mentega pada adonan waffle akan sangat menentukan, apakah adonan akan menempekl atau tidak. Apabila adonan Anda seringkali menempel pada wajan waffle maker, maka Anda perlu menambahkan minyak atau mentega pada adonan.

  1. Pisahkan Kuning dan Putih Telur

Pisahkan kuning dan putih telur, apabila Anda menginginkan hasil akhir waffle yang tipis serta halus. Masukan kuning telur pada adonan basah, lalu kocok putih telur hingga berbusa dan mengembang. Gunakan spatula untuk memasukan putih telur pada adonan akhir.

  1. Hindari Mengaduk Adonan Terlalu Kasar

Mendapatkan adonan waffle yang pas memang susah-susah gampang. Adonan yang baik dapat mengalir dengan mudah ke seluruh cekungan loyang waffle maker. Sehingga solusi untuk mendapatkan adonan yang tepat adalah kesabaran dan tekanan mengaduk yang tepat. Gunakan spatula karet untuk mengaduk adonan, campurkan adonan basah ke adonan kering hingga adonan mengempis. Aduk adonan perlahan hingga terlihat halus.

  1. Buttermilk dapat diganti dengan Susu

Banyak resep waffle yang menyarankan penggunaan Buttermilk, namun Buttermilk dapat Anda ganti dengan susu. Meskipun teksturnya agak sedikit berbeda.

  1. Jangan Angkat Tutup terlalu dini

Mengangkat tutup waffle maker terlalu dini dapat menyebabkan adonan waffle robek. Oleh karenanya, selalu perhatikan indikator kematangan melalui lampu atau suara sebelum membuka tutup.

  1. Perhatikan Uap

Apabila waffle maker Anda tidak memiliki indikator kematangan, Anda dapat menggunakan uap yang keluar sebagai indikatornya. Ketika uap berhenti, angkat tutupnya.