Membuat Minuman Detoks dengan Jeruk Bali

Saat ini kesadaran masyarakat akan kesehatan telah meningkat, tak heran bila minuman detoks menjadi populer. Selain itu, masyarakat menilai bahwa kesehatan yang baik tidak hanya berdampak pada organ tubuh Anda, namun juga akan terlihat dari penampilan luar Anda. Penampilan yang sehat tentu akan membuat pemiliknya terlihat lebih menarik, bukan? Oleh karenanya, Anda dapat membuat minuman detoks sebagai pengganti air putih dengan meletakkan minuman detoks pada decanter minuman Anda. Bila Anda tidak memiliki decanter atau mug besar Anda dapat membelinya secara online di oxone dan berbagai situs online lainnya. Membuat minuman detoks juga tidak sesusah yang Anda bayangkan. Bahkan, Anda dapat memanfaatkan buah-buahan lokal sebagai sumber vitamin.

Salah satu buah yang dapat Anda gunakan adalah jeruk bali. Menurut penelitian terbaru, Jeruk Bali memiliki banyak mengandung manfaat, baik dari segi kesehatan maupun kecantikan. Orang yang rajin mengkonsumsi jeruk bali secara berkala selama 6 minggu dapat mengurangi lemak pada perut dan keseluruhan tubuhnya. Hal ini dikarenakan jeruk bali mengandung senyawa fitokimia yang dapat membakar lemak. Selain itu, jeruk bali juga kaya akan vitamin C. Kita semua tahu bahwa vitamin C adalah antioksidan alami yang dapat membantu memperlambat proses penuaan dan mencegah munculnya keriput, garis halus, dan juga berbagai tanda penuaan lainnya pada kulit. Mengkonsumsi vitamin C secara terus menerus juga dapat mencerahkan kulit dari dalam.

Lalu bagaimana dengan daun mint? Pada dasarnya, setiap air detox menggunakan daun mint sebagai bahan tambahan. Hal ini dikarenakan daun mint mengandung zat yang dapat menekan nafsu makan. Sehingga, dengan mengkonsumsi daun mint secara teratur dapat mencegah Anda untuk makan terlalu banyak.

Bila anda tertarik untuk mencoba minuman detoks yang terbuat dari jeruk bali, maka Anda dapat mencoba resep berikut:

  • Siapkan satu potong jeruk bali, beberapa lembar daun mint, dan 1 liter air minum.
  • Masukkan jeruk bali dan daun mint ke dalam botol
  • Tuang 1 liter air minum ke dalam botol
  • Tutup botol dengan rapat dan simpan di dalam kulkas selama beberapa jam
  • Minum air ini sebagai pengganti air biasa

Karena ukuran jeruk bali cukup besar, maka Anda dapat memotong-motong jeruk bali menjadi beberapa bagian sebelum di masukkan ke dalam botol. Semoga tips ini dapat bermanfaat dan selamat mencoba!

Advertisements

Cara Memisahkan Tulang Ayam dan Memotong Daging Ayam ala ‘Butterfly Chicken’

Sudahkah Anda menentukan menu makan malam hari ini? Apa ayam menjadi pilihan memasak Anda? Daging Ayam memang sangat lezta serta tidak sulit diolah, sehingga tak heran bila banyak orang mengkonsumsi daging ayam. Baik dibakar, digoreng, maupun direbus, soal rasa daging ayam tetap jagonya.

Apabila Anda ingin mengolah daging ayam, pastikan Anda membersihkan serta memotongnya sesuai dengan kebutuhan memasak Anda, misalnya, potongan daging ayam untuk memasak chicken katsu pasti berbeda dengan potongan ayam ketika kita ingin memasak ayam goreng mentega. Oleh karena, pisau yang baik sangat membantu dalam proses memotong dan membersihkan ayam. Sudahkah Anda memiliki pisau yang berkualitas baik?

Bila belum, Anda dapat membelinya di berbagai toko terdekat atau secara online diberbagai online shop ternama, seperti salah satunya pisau dapur oxone yang akan membantu Anda mendapatkan hasil potongan serta irisan yang sempurna.

Berikut adalah beberapa tips yang dapat Anda ikuti ketika ingin memotong serta memisahkan tulang ayam dari dagingnya.

Memotong & Memisahkan Tulang Ayam

  1. Letakkan dada ayam di talenan dengan posisi kulit ayam di atas. Pastikan daging ayam tidak beku sama sekali.
  2. Mulailah memotong dada ayam mulai dari bagian terempuk.
  3. Temukan letak tulang pada ayam. Tulang pada ayam memiliki letak vertikal dan di bagian tengah.
  4. Potong daging ayam secara perlahan.
  5. Ikuti bentuk tulang dan potong bagian yang lain. Dada ayam biasanya hanya memiliki satu tulang saja.
  6. Buang bagian yang tidak Anda inginkan seperti kulit, lemak dan tulang lunak.

Tips:

  • Perhatikan cara Anda memotong daging, jangan buang tulang yang masih memiliki banyak daging menempel.
  • Simpan tulang ayam pada freezer. Anda dapat mengunakan tulang ini untuk membuat kaldu.
  • Potong ayam secepat nya setelah dibeli dan simpan di freezer.

Memotong dada ayam ala Butterfly Chicken

  1. Letakkan dada ayam tanpa kulit dan tulang di talenan dengan posisi bagian ayam yang lembut berada di bawah. Buang bagian ayam yang tidak diinginkan seperti lemak.
  2. Balikkan daging ayam. Tekan ayam dan belah ayam dari samping agar menjadi lebih tipis dan melebar. Pastikan Anda tidak memotong sampai terbagi menjadi dua.
  3. Bungkus talenan dengan plastik wrap. Letakkan ayam yang sudah terpotong dan tutup dengan plastik wrap. Gunakan pemukul daging untuk membuat daging lebih tipis sesuai selera. Untuk mendapatkan daging yang lebih tipis, Anda dapat memukul daging pada kedua sisi.
  4. Pastikan Anda selalu mencuci tangan setelah mengolah daging mentah karena daging mentah mengandung banyak bakteri.