5 Loyang yang Harus Anda Miliki di Dapur

Bagi Anda yang hobi membuat kue, loyang kue tentunya menjadi semacam koleksi yang harus Anda miliki di dapur Anda, bukan? Membeli loyang kue tentunya bukan suatu hal yang sia-sia, pasalnya selain dapat menghasilkan kue yang lezat, Anda juga dapat menyewakan koleksi loyang Anda kepada saudara, teman atau tetangga yang membutuhkan. Hal ini dikarenakan sifat loyang yang tahan lama sehingga dapat digunakan untuk jangka waktu yang lama pula.

Berikut kami sajikan 5 jenis loyang yang mungkin belum Anda miliki, namun jangan khawatir bila Anda mendapati beberapa loyang belum Anda miliki karena Anda dapat membelinya secara online melalui Oxone dan berbagai situs lainnya, maka pastikan Anda membaca artikel berikut dan cari tahu loyang mana yang belum ada di dapur Anda.

  1. Loyang Ukuran 9×13”

Loyang ukuran 9×13” adalah sebuah loyang standar yang biasanya berukuran kotak. Bila Anda suka membuat kue, Anda tentunya pernah melihat loyang ini. Loyang ini umunya terbuat dari logam, tapi ada juga yang terbuat dari kaca dan keramik. Bila Anda memilih loyang dengan bahan logam, maka sebaiknya pilih yang berwarna terang karena akan memberikan hasil panggangan yang lebih cantik.

  1. Loyang Persegi  Ukuran 8×8”

Jika Anda berencana untuk membuat kue brownies, maka loyang ini sangat cocok untuk Anda gunakan. Sama halnya dengan loyang ukuran 9×13”, loyang persegi ukuran 8×8” juga terbuat dari berbagai bahan dan tentunya loyang dengan bahan logam berwarna terang adalah pilihan terbaik.

Meskipun sekilas terlihat tak jauh berbeda, namun sebaiknya Anda tidak salah menggunakan loyang sebab resep yang menggunakan loyang 9×13” tentunya membutuhkan waktu panggang yang lebih lama ketimbang resep yang menggunakan loyang 8×8”.

  1. Loyang Kue Kering

Sesuai dengan namanya, loyang ini khusus dibuat untuk memanggang kue kering, sehingga ukurannya pun berbentuk pipih berbeda dengan loyang yang  digunakan untuk memangang kue basah yang biasanya memiliki ketinggian tertentu. Loyang ini juga penting untuk Anda miliki terutama kalau Anda berniat untuk berjualan kue kering di hari raya.

  1. Loyang Kue Bundar

Satu lagi loyang yang pastinya harus dimiliki adalah loyang bundar. Bentuk bundar masih sangat diminati terutama jika Anda ingin membuat kue ulang tahun yang cantik. Loyang bundar memiliki beragam ukuran, seperti 8”, 9”, 10”.

  1. Loyang Roti/Loaf Pan

Bila Anda pecinta roti, maka Anda wajib memiliki loaf pan. Loyang ini bentuknya seperti persegi panjang dengan kedalaman yang cukup dalam. Anda juga dapat menggunakan loyang ini untuk memanggang kue brownies. Bila Anda menginginkan hasil panggangan yang lebih garing  Anda dapat memilih loaf pan dengan bahan kaca. Namun, bila Anda menginginkan hasil yang lebih lembut, maka pilihlan loaf pan dengan bahan logam.

Tentunya terdapat banyak sekali jenis loyang, akan tetapi 5 jenis loyang di atas adalah jenis loyang dasar yang harus Anda miliki. Pastikan Anda memiliki ke-5 nya sehingga Anda dapat mulai membuat kue kesukaan Anda. Selamat mencoba!

Advertisements

Cukup Gunakan Rice Cooker, Anda bisa Hasilkan 5 Resep Ini!

Bagi para pasangan muda, mahasiswa, ataupun perantau, memasak terkadang terkesan cukup merepotkan, apalagi jika Anda belum memiliki peralatan memasak. Namun, jangan khawatir, cukup dengan memiliki rice cooker, Anda dapat setidaknya menghasilkan 5 resep masakan yang tentunya lezat dan sehat. Bila Anda belum memiliki rice cooker, Anda dapat membelinya di swalayan terdekat atau secara online di berbagai gerai, seperti oxone, dll.  Berikut adalah 5 resep nikmat yang dapat Anda buat melalui rice cooker.

  1. Omelet

Resep yang paling mudah untuk dibuat dengan rice cooker adalah resep telur, salah satunya adalah omelet. Langkah pertama, tekan tombol cook, setelah beberapa saat masukan mentega di dalam wadah rice cooker. Masukan adukan telur dadar yang sudah dicampur dengan berbagai isian omelet, seperti garam, bawang, bakso, sosis, keju, dll. Setelah dimasukkan Anda dapat membolak-balik hingga omelet matang merata.

  1. Sarden

Resep kedua yang tak kalah menarik ialah ikan sarden kaleng. Cara membuatnya pun sangatlah mudah, cukup tekan tombol cooker, tunggu hingga panas kemudian masukkan mentega dan tumis bawang merah ataupun bawang Bombay, kemudian setelah harum masukkan sarden, aduk-aduk hingga matang. Angkat, sajikan.

  1. Ayam Kari

Anda mungkin berpikir, apa mungkin memasak ayam kari dengan rice cooker? Jawabannnya, tentu saja ya, berikut adalah bahan ynag Anda akan butuhkan:

Bahan-bahan:

  • 2 sdm minyak
  • 1 cup bawang merah cincang
  • 1 sdm bawang putih cincang
  • 2 sdm bubuk kari
  • 2 gelas air
  • 8 ons saus tomat kaleng
  • 8 ons dikemas jambalaya campuran zatarain
  • 450 gram dada ayam (hanya dagingnya aja), potong dadu 1 inci
  • ½ cup kismis emas
  • ¾ cup yogurt polos
  • 1/3 kacang mede cincang

 

Cara Membuat

  1. Pertama, panaskan magic.com dan tuangkan minyak di wadah magic.com lalu masukkan bawang Bombay dan bawang putih sambil diaduk perlahan.
  2. Masukkan bumbu kari, kemudian aduk hingga merata selama 2 menit.
  3. Kemudian, tambahkan air, saus tomat, jambalaya mix ayam dan kismis lalu aduh perlahan.
  4. Tutup rice cooker Anda, matikan, kemudian aduk kari ayam dengan yogurt. Setelah 5 menit tambahkan kacang mete.

4.Makaroni Keju

Makaroni juga salah satu makanan yang dapat diproses melalui rice cooker. Bahan-bahan yang Anda perlukan ialah

Bahan

  • 2 cup pasta macaroni(bisa menggunakan rotini, faralle atau pasta lainnya)
  • 1 1/2 cup kaldu ayam
  • 1 sdt garam
  • 1 cup susu
  • 1 1/2 cup keju parut

Cara membuat

  1. Masukan 3 bahan dalam rice cooker damasak selama 15 menit.
  2. Kemudian, buka tutup magic.com dan masukkan susu dan keju, aduk rata dan masak selama 3 menit sampai harum dan matang.
  3. Macaroni keju siap dihidangkan.

 

5.Ikan Patin Bumbu Kuning

Apabila Anda pecinta ikan patin, maka Anda harus mengetahui cara membuat sup ikan patin lezat dengan rice cooker. Pertama siapkan bahan terlebih dahulu, yaitu:

Bahan:

  • 1 kg ikan patin (bersihkan, potong dan kepala dibelah)
  • 7 siung bawang merah
  • 4 siung bawang putih
  • 7 buah cabe merah atau cabe rawit
  • 5 butir kemiri
  • 1 cm jahe
  • 2-3 cm kunyit
  • 5 lembar daun salam + daun jeruk
  • 4 batang sereh (digeprek/belah)
  • 1 buah tomat (potong2 sedang)
  • 2 buah jeruk nipis
  • Secukupnya garam, air, lad

 

Cara Membuat:

  1. Bersihkan Ikan Patin terlebih dahulu, kemudian balurkan dengan perasan 1 buah jeruk nipis dan sedikit garam. Setelah itu diamkan beberapa menit.
  2. Blender bawang, cabe, kemiri, jahe, kunyit, dan lada hingga halus.
  3. Kemudia, masukan bumbu ke dalam wadah magic.com. Hal ini akan membuat ikan tidak lengket dan gosong. Jangan lupa untuk meletakkan sereh di bagian paling bawah.
  4. Tambahkan air hingga ikan terendam

Bagaimana, menarik bukan? Anda tak perlu membeli maasakan di luar, cukup dengan menggunakan rice cooker, Anda sudah dapat menikmati berbagai masakkan yang pastinya tak kalah lezat dengan masakan restoran.

8 Tips Mudah Membuat Hamburger Lezat

Hamburger adalah salah satu penganan khas barat yang banyak digandrungi masyarakat di dunia. Nyatanya, siapa sih yang tak kenal hamburger. Meskipun penyajian hamburger terkesan sederhana, yaitu roti dengan isian daging yang disebut patty. Namun ternyata kesederhanaannya inilah yang membuat hamburger masih menjadi salah satu makanan terpopuler. Kunci kelezatan hamburger terletak pada pattynya atau daging di tengah hamburger. Apabila Anda tertarik untuk membuat hamburger dengan patty kreasi Anda sendiri. Ada baiknya jika Anda memiliki alat pemanggang, seperti oxone multi function flat electric grill, dll. Below are the tips:

  1. Memilih daging yang tepat

Untuk membuat burger yang lezat, usahakan memilih bagian daging yang tak bertulang serta mengandung sedikitnya 18% lemak. Seabiknya, hindari menggunakan daging tanpa lemak karena hal ini dapat membuat daging burger terasa keras dan kering.

Semakin berlemak dagingnya, maka burger Anda akan terasa lebih empuk dan lezat. Selain itu penggunaan daging segar juga sangat memengaruhi rasa burger Anda. Oleh karenanya, usahakan untuk selalu menggunakan daging yang segar.

  1. Jangan Menguleni Adonan terlalu lama

Semakin lama Anda membolak balik daging, semakin keras hasilnya. Oleh karenanya, aduk daging di sebuah mangkok besar. Kemudian bagi menjadi beberapa bagian, masukan garam dan bumbu lainnya. Aduk kembali perlahan lahan, hingga semua bumbu tercampur rata.

  1. Gunakan Tangan yang Basah

Untuk membentuk patty, sebaiknya gunakan tangan yang sedikit basah. Hal ini akan membantu Anda membentuk patty dan menghindari patty melekat di tangan Anda.

  1. Buat Cekungan Kecil di tengah Patty

Bentuk patty dengan ukuran sesuai selera Anda, kemudian buat cekungan kecil di tengah patty dengan cara menekannya dengan jari telunjuk Anda.  Hal ini akan membuat daging burger Anda terlihat lebih rata ketika di masak.

  1. Selalu Jaga Suhu Daging dalam keadaan Dingin

Untuk membuat patty yang juicy, pastikan pattynya masih dingin ketika Anda hendak memasaknya. Hal ini akan membuat bentuk patty Anda terlihat cantik. Selain itu, hal ini juga menjaga daging tidak mengering setelah dimasak.

  1. Hindari Terlalu Sering Membolak Balik Daging

Ketika memanggang patty ada baiknya Anda membalik patty sekali saja. Terlalu sering membolak balik patty akan membuatnya kering dan keras. Namun, jangan juga membalik terlalu cepat, daging yang belum matang akan menempel ketika Anda balik. Untuk menghasilkan daging dengan tingkat kematangan rare, Anda dapat memanggangnya selama 2 menit, 3 menit untuk medium-rare, 4 menit untuk medium, dan 5 menit untuk tingkat kematangan well-done.

  1. Jangan Menekan Daging

Kesalahan umum ketika memanggang patty atau daging burger ialah menekan nekannya ketika dimasak. Hal ini lah yang membuat patty Anda terasa kering dan keras. Dengan menekan patty, Anda membuat air yang terkandung di dalam daging keluar dan mengering. Oleh karenanya, biarkan patty Anda matang dengan sendirinya.

Tips Membuat Kue Kering yang Renyah dan Garing

Membuat kue kering tidak hanya memerlukan resep kue serta peralatannya. Karena membuat kue tanpa memahami dasar membuat kue kering akan membuat hasil kue Anda menjadi tidak maksimal. Mungkin Anda pernah menghasilkan kue yang terlalu bantet, terlalu renyah hingga keras, atau rasanya tidak enak. Oleh karenanya, kami hadirkan beberapa tips yang perlu Anda ketahui untuk membuat kue kering yang renyah, garing, serta lezat.

Panaskan Oven

  • Panaskan oven selama 10 hingga 15 menit sebelum memasukan kue. Jika Anda memasukkan adonan ke dalam oven yang belum dipanaskan, maka kue kering Anda akan terlihat meleleh seperti gumpalan kue raksasa. Selain itu, umumnya resep kue kering memang memerlukan pemanasan oven sebelum adonan kue dimasukkan. Oleh karenanya Anda membutuhkan oven. Bila Anda belum memiliki oven, Anda dapat membelinya secara online di oxone atau berbagai online shop lainnya.

Bahan Kue dan Takarannya

  • Biasanya, kita membuat kue berdasarkan resep yang sudah dberikan. Namun, pada umumnya bila Anda menggunakan margarin, maka kue kering yang Anda hasilkan akan terlihat lebih tipis ketimbang bila Anda menggunakan mentega. Selain itu jika Anda menggunakan tepung serbaguna ketimbang tepung kue, maka kue kering Anda akan menjadi lebih padat serta pipih. Menggunakan gula pengganti ketimbang gula asli juga dapat merubah tekstur kue kering Anda.
  • Pastikan Anda menggunakan bahan yang segar dengan kualitas terbaik.
  • Baking soda dan baking powder adalah bahan yang berbeda. Pastikan Anda menggunakan bahan yang sesuai dengan resep yang diminta.
  • Pastikan semua bahan yang dibutuhkan telah sesuai takaran. Memanggang kue tak ubah halnya dengan reaksi kimia oleh karenanya perbandingan yang tepat adalah kunci utamanya.

Menguleni Kue Kering

  • Hindari penggunaan tepung yang berlebih ketika menguleni adonan kue kering. Hal ini akan membuat kue kering menjadi keras. Namun, apabila adonan Anda terlalu lengket, maka Anda dapat memasukkan adonan kedalam kulkas selama beberapa menit, kemudian Anda dapat menguleninya lagi.
  • Cobalah untuk tidak menguleni adonan secara berlebihan karena hai ini juga dapat menyebabkan adonan menjadi keras.
  • Uleni adonan diantara kertas wax atau kertas perkamen. Simpan sebagian adonan ketika Anda sedang menguleni adonan yang lain.
  • Gunakan alat pemotong adonan yang baik karena alat pemotong haruslah tipis dan tajam. Jika Anda menggunakan alat pemotong berbahan plastic, celupkan pemotong kedalam minyak sayur yang hangat sebelum memotong.

Membagi dan Membentuk Adonan

  • Untuk menghasilkan ukuran kue kering yang konsisten, Anda dapat menggunakan alat bantu, seperti sendok pengukur, scoop es krim, or etc.
  • Taburkan sedikit tepung di atas Loyang sebelum meletakkan adonan kue kering. Hal ini akan mengurangi kue kering melebar terlalu lebar ketika di panggang.

Mendinginkan Kue Kering

  • Dinginkan kue kering dengan meletakkannya di rak kawat atau kertas minyak.
  • Susun kue kering di dalam toples setelah kue mendingin. Meletakkan kue kering ke dalam toples dengan keadaan panas akan membuat kue kering melekat satu dengan yang lain.
  • Bila Anda hendak mendekor kue, maka Anda harus membiarkan kue mendingin secara sempurna sebelum mendekornya.

8 Tips Membuat Donat Empuk

Donat adalah makanan yang digemari oleh hampir sebagian besar orang di berbagai belahan dunia. Oleh karenannya tak heran jika Anda dapat dengan mudah menemui donat dengan ragam bentuk dan rasa yang dijual di berbagai toko kue atau roti. Namun, Anda juga dapat mencoba membuat donat sendiri di rumah dengan bentuk dan rasa yang tidak kalah dengan yang dijual di toko roti kesayangan Anda.

Cara membuat donat pun cukup mudah dan tidak membutuhkan banyak bahan. Bahkan Anda pun dapat membuat donat sendiri secara praktis dengan donut maker oxone atau berbagai donut maker lainnya. Namun apabila Anda memilih membuat donat secara manual, Anda dapat memerhatikan langkah-langkah berikut ini dan dapatkan hasil donat yang sempurna.

  1. Menggunakan kentang

Cara ini mungkin terdengar aneh dan belum diketahui oleh sebagian orang. Namun dengan menggunakan kentang yang sudah dihancurkan dan dihaluskan sebanyak kurang lebih 1/3 gelas, adonan donat Anda akan menjadi lebih lembut dan menggembang.

  1. Hindari Mengaduk Adonan berlebihan

Dalam pembuatan donat tanpa ragi  tidak diperlukan pengadukan yang berlebihan seperti layaknya pada donat yang menggunakan ragi. Adonan donat ini hanya perlu diaduk secukupnya saja agar seluruh bahan tercampur dengan rata. Berbeda dengan adonan donat yang menggunakan ragi. Biasanya donat ragi membutuhkan waktu yang sedikit lebih lama dalam hal pengadukan.

  1. Gunakan alat bantu

Anda dapat menggunakan alat cetakan untuk memotong adonan donat agar lebih mudah. Pastikan Anda menggunakan 2 jenis cetakan besar dan kecil untuk membentuk adonan donat. Gunakan cetakan besar untuk membentuk bulat donat. Lalu gunakan cetakan kecil untuk membuat lubang di tengah donat. Lumuri cetakan dengan tepung setiap akan memotong adonan. Hal ini untuk mencegah adonan donat menempel pada cetakan.

  1. Suhu penggorengan

Pastikan suhu minyak tepat pada saat menggoreng donat. Hal ini penting dilakukan untuk menghindari donat menjadi gosong ataupun terlalu berminyak ketika diangkat. Suhu yang pas untuk menggoreng donat yaitu pada 360°F dan usahakan untuk menjaga suhu ini setiap akan menggoreng donat.

  1. Suhu donat

Hindari adonan donat dari hawa panas karena dapat merusak adonan.

  1. Sumpit

Gunakan bantuan sumpit untuk menggoreng donat. Hal ini dikarenakan bentuk sumpit yang mudah digunakan dan sesuai untuk menggoreng dan membolak balik donat tanpa perlu khawatir tangan Anda akan terkena minyak atau hawa panas.

  1. Alat penyaring

Biasakan untuk meniriskan donat terlebih dahulu dengan menggunakan alat tiris. Hal ini dilakukan agar minyak yang terdapat pada donat dapat hilang. Namun apabila Anda menggoreng donat dengan suhu dan waktu yang tepat, baisanya donat yang dihasilkan tidak akan menyerap minyak terlalu banyak.

  1. Topping

Anda dapat menambahkan berbagai topping di atas donat. Anda dapat menambahkan icing, coklat, keju, dan berbagai macam selai pada donat yang sudah jadi. Sesuaikan topping dengan selera Anda.

Tips Membuat Mie Rumahan

Membuat mie sendiri tentunya membutuhkan lebih banyak persiapan ketimbang membeli langsung jadi. Cara termudah untuk membuat mie rumahan adalah dengan menggunakan mesin pembuat pasta. Bila Anda suka membuat mie rumahan, maka ada baiknya Anda membeli mesin pasta, seperti oxone mesin pasta dll. Selain itu Anda juga dapat menggunakan rolling pin sebagai pengganti mesin pasta. Meskipun menggunakan mesin pasta akan lebih cepat namun tak sedikit pula yang masih menyukai membuat mie dengan rolling pin. Berikut adalah langkah mudah membuat mie rumahan menggunakan rolling pin.

  1. Bahan-bahan yang diperlukan
  • 2 -2 ¼ gelas tepung terigu serbaguna
  • 1/2 sendok the garam
  • 2 kuning telur dan 1 butir telur, kocok perlahan
  • 1/3 gelas air
  • 1 sendok the minyak sayur atau minyak zaitun
  1. Siapkan Adonan

Pada mangkok besar aduk adonan tepung terigu dan garam. Pada mangkok kecil aduk telur kuning dan satu butir telur, air dan minyak. Kemudian, gabungkan kedua adonan dan aduk hingga semua bahan tercampur rata.

  1. Uleni Adonan

Taburi sedikit tepung terigu ke atas adonan. Terus uleni adonan hingga halus dan elastis. Biasanya untuk mencapai elastisitas yang tepat, Anda harus terus menguleni adonan selama 8 hingga 10 menit. Uleni adonan dengan membolak balikannya dan menekan-nekannya dengan pangkal tangan Anda.

  1. Roll the Dough

Bagi adonan menjadi 4 bagian. Kemudian gulung adonan menjadi gulungan yang lebih kecil lalu taburi lagi dengan terigu. Diamkan adonan selama 20 menit.

  1. Potong Adonan Mie

Gulung adonan sehingga menyerupai gulungan spiral. Potong adonan secara melintang selebar ¼ inch. Kemudian lepaskan gulungan potongan sehingga terpisah. Setelah itu Anda dapat segera merebus adonan mie atau simpan adonan mie yang masih kering tersebut dalam kulkas.

  1. Simpan Potongan Mie

Diamkan mie beberapa saat sebelum dimasukkan kedalam kulkas. Biarkan mie mengering sekitar 2 jam. Kemudian simpan dalam wadah kedap udara dan mie dapat Anda simpan selama 3 hari.

4 Hal yang Perlu Dihindari dalam Memasak Salmon

Ikan salmon adalah salah satu ikan eksport yang sangat digemari saat ini. meskipun harganya tergolong cukup mahal namun hal ini tidak membuat animo masyarakat terhadap ikan salmon berkurang. selain rasa daging yang kenyal, tidak terlalu amis, dan nikmat tentunya, ikan salmon juga memiliki kandungan omega 3 yang tinggi. bila anda adalah penikmat daging salmon, ada baiknya anda tahu beberapa hal yang perlu dihindari ketika hendak memasak salmon. hal ini tentunya agar anda mendapatkan kandungan omega 3 yang maksimal serta rasa terbaik dari daging ikan salmon itu sendiri.

  1. terlalu matang

Kesalahan utama yang sangat penting untuk dihindari adalah memasak ikan salmon terlalu matang. Memasak ikan salmon terlalu matang akan menghilangkan cita rasa salmon. Selain itu, memasak terlalu matang dapat membuat tekstur salmon menjadi terlalu kering. Oleh karenanya, Anda dapat membeli fire torch untuk mendapatkan hasil kematangan yang sesuai. Anda dapat membeli berbagai merk fire torch di swalayan terdekat seperti oxone fire torch dll.

  1. Jangan gunakan api memasak terlalu besar

Hal ini dapat membuat daging salmon Anda matang secara cepat dan kering. Oleh karenanya, panggang salmon anda di pemanggang dengan kulit salmon menempel pada panggangan. Kemudian besarkan volume api, biarkan kulit menjadi garing. Setelah kulit menjadi garing, kecilkan volume api dan biarkan sisi lain salmon matang perlahan dengan api kecil.

  1. Merebus tanpa lemon

Meskipun salmon tidak seamis jenis ikan laut pada umumnya, namun bau amis itu pasti ada. Oleh karenanya jangan pernah lewatkan ritual lemon ketika hendak memasak lemon, terlebih ketika Anda hendak merebus salmon. Pastikan Anda telah membubuhj lemon di setiap bagian ikan, setelah itu rebus. Anda dapat juga merebus daging salmon bersama dengan beberapa irisan lemon. Hal ini membuat salmon Anda terasa lebih nikmat untuk di santap.

  1. Pilihlah Daging dengan Kualitas Terbaik

Sebagian orang lebih memilih daging salmon filet tanpa kulit, padahal justru bagian terbaik salmon biasanya terletak pada bagian daging ikan yang masih memiliki kulit. Bahkan daging ikan salmon bagian perut yang biasanya masih memiliki sedikit lapisan kulit biasanya adalah bagian yang paling baik.