4 Hal yang Perlu Dihindari dalam Memasak Salmon

Ikan salmon adalah salah satu ikan eksport yang sangat digemari saat ini. meskipun harganya tergolong cukup mahal namun hal ini tidak membuat animo masyarakat terhadap ikan salmon berkurang. selain rasa daging yang kenyal, tidak terlalu amis, dan nikmat tentunya, ikan salmon juga memiliki kandungan omega 3 yang tinggi. bila anda adalah penikmat daging salmon, ada baiknya anda tahu beberapa hal yang perlu dihindari ketika hendak memasak salmon. hal ini tentunya agar anda mendapatkan kandungan omega 3 yang maksimal serta rasa terbaik dari daging ikan salmon itu sendiri.

  1. terlalu matang

Kesalahan utama yang sangat penting untuk dihindari adalah memasak ikan salmon terlalu matang. Memasak ikan salmon terlalu matang akan menghilangkan cita rasa salmon. Selain itu, memasak terlalu matang dapat membuat tekstur salmon menjadi terlalu kering. Oleh karenanya, Anda dapat membeli fire torch untuk mendapatkan hasil kematangan yang sesuai. Anda dapat membeli berbagai merk fire torch di swalayan terdekat seperti oxone fire torch dll.

  1. Jangan gunakan api memasak terlalu besar

Hal ini dapat membuat daging salmon Anda matang secara cepat dan kering. Oleh karenanya, panggang salmon anda di pemanggang dengan kulit salmon menempel pada panggangan. Kemudian besarkan volume api, biarkan kulit menjadi garing. Setelah kulit menjadi garing, kecilkan volume api dan biarkan sisi lain salmon matang perlahan dengan api kecil.

  1. Merebus tanpa lemon

Meskipun salmon tidak seamis jenis ikan laut pada umumnya, namun bau amis itu pasti ada. Oleh karenanya jangan pernah lewatkan ritual lemon ketika hendak memasak lemon, terlebih ketika Anda hendak merebus salmon. Pastikan Anda telah membubuhj lemon di setiap bagian ikan, setelah itu rebus. Anda dapat juga merebus daging salmon bersama dengan beberapa irisan lemon. Hal ini membuat salmon Anda terasa lebih nikmat untuk di santap.

  1. Pilihlah Daging dengan Kualitas Terbaik

Sebagian orang lebih memilih daging salmon filet tanpa kulit, padahal justru bagian terbaik salmon biasanya terletak pada bagian daging ikan yang masih memiliki kulit. Bahkan daging ikan salmon bagian perut yang biasanya masih memiliki sedikit lapisan kulit biasanya adalah bagian yang paling baik.

Advertisements

7 Tips Bermanfaat Dalam Membuat Roti di Rumah

Apakah Anda adalah penikmat roti dan ingin membuat roti sendiri di rumah? Selama ini, mungkin Anda biasa membeli roti kesukaan Anda. Namun, tahukah Anda bahwa membuat roti ternyata tidak sesulit yang Anda bayangkan. Bahkan Anda dapat membuat roti kesukaan Anda dengan Automatic breadmaker oxone ataupun alat pembuat roti lainnya. Hanya diperlukan keinginan dan beberapa bahan untuk membuat roti sesuai dengan yang Anda inginkan. Apabila Anda sudah terbiasa, membuat roti dapat menjadi salah satu kegiatan baru yang menarik.

  1. Baca petunjuk

Meskipun Anda telah merasa hafal akan semua petunjuk pembuatan roti, namun tak ada salahnya untuk membaca petunjuknya. Diharapkan dengan membaca cara pembuatan Anda tidak akan melewatkan hal-hal penting yang perlu Anda ketahui.

  1. Mulailah dengan Roti Sederhana

Terdapat 4 bahan utama roti yaitu tepung terigu, ragi, air, dan garam. Namun, jangan pernah meremehkan 4 bahan utama ini karena meskipun terlihat sederhana, cara membuatnya belum tentu mudah. Sebaiknya Anda mulai membuat roti seperti challah atau focaccia. Meskipun challah membutuhkan telur serta mentega, tetapi memanggangnya tidaklah terlalu sulit. Begitu pula dengan focaccia.

  1. Persiapkan Semua bahan yang dibutuhkan

Persiapkan semua bahan yang dibutuhkan dan letakkan di atas meja dapur Anda. Dengan ini, Anda pun dapat menghemat waktu Anda.

  1. Beli Alat timbang

Pastikan Anda menimbang seluruh bahan yang akan digunakan. Untuk mendapatkan hasil roti yang baik membutuhkan takaran bahan yang tepat.

  1. Kenali jenis ragi

Gunakan ragi basah untuk mendapatkan hasil dan rasa roti yang baik. Selain itu, Apabila Anda tidak dapat menggunakan ragi, Anda dapat menggunakan sayur yang di fermentasikan atau yogurt sebagai pengganti ragi.

  1. Uleni adonan dengan baik

Perhatikan adonan roti yang Anda buat. Uleni dengan baik sesuai dengan apa yang tangan Anda rasakan. Apabila dirasa adonan kurang lembut, uleni adonan sampai mendapatkan kelembutan yang diinginkan.

  1. Perhatikan suhu oven

Saat roti sedang dipanggang, perhatikan keadaan roti tersebut. Perhatikan warna roti jika warna telah berubah menjadi cokelat maka segera angkat. Jangan sampai roti tersebut terpanggang terlalu lama dan gosong.

 

8 Variasi Memasak Telur

Telur merupakan salah satu makanan yang paling sering dikonsumsi karena praktis dan mudah dibuat. Namun taukah Anda kalau ternyata banyak sekali cara untuk memasak telur? dan faktanya setiap cara memasak akan menghasilkan rasa telur yang berbeda.  Oleh karenanya, temukan masakan telur favorit Anda pada artikel kami kali ini.

  1. Telur Rebus

Telur rebus sangat mudah untuk dibuat. Anda hanya perlu merebus telur di dalam air mendidih dan diamkan selama kurang lebih 10-12 menit. Untuk memudahkan mengupas kulit telur, letakkan telur ke dalam air dingin setelah telur matang. Selain itu, telur rebus ini dapat disimpan di dalam lemari es apabila tidak ingin langsung dikonsumsi. Bahkan untuk mempermudah memasak telur rebus, Anda dapat membeli egg steamer yang banyak dijual di toko perabotan rumah tangga terdekat. Anda pun dapat membelinya secara online di berbagai gerai online, seperti halnya egg steamer oxone.

  1. Telur Rebus Setengah Matang

Cara merebus telur setengah matang sama seperti merebus telur matang hanya saja waktu merebus nya lebih sedikit. Rebus telur di dalam air mendidih selama kurang lebih 6 menit kemudian letakkan telur rebus setengah matang ke dalam air dingin.

  1. Telur Orak Arik

Cara membuat telur orak arik hanya dengan mencampurkan putih dan kuning telur bersamaan. Kemudian, telur diaduk sampai hancur dan matang.

  1. Telur Orak Arik Lembut (Soft Scramble)

Perbedaan telur orak arik biasa dan telur orak arik lembut terletak pada teksturnya.  Telur orak arik hanya dimasak dalam waktu sebentar saja agar tidak kering dan perlu terus diaduk. Biasanya telur ini ditambahkan dengan susu dan mentega agar semakin lembut.

  1. Telur Mata Sapi Setengah Matang

Telur mata sapi biasanya memiliki kuning telur yang kurang matang di tengah danberwarna terang. Pecahkan telur di atas telflon dan diamkan sampai pinggiran putih telur menjadi kecoklatan tanpa perlu dibalik. Biasanya kuning telur dimasak tidak sampai matang.

  1. Telur Mata Sapi Matang

Untuk mendapatkan telur ini, Anda hanya perlu membalikkan telur mata sapi ketika salah satu sisinya telah matang. Pastikan Anda tidak mendiamkan telur tergoreng terlalu lama, karena dapat membuat telur kuning menjadi terlalu matang. Biasanya kuning telur terlihat matang di lapisan luarnya, tapi dalamnya masih terlihat setengah matang.

  1. Telur Matang Sangat Matang

Telur ini sama seperti telur mata sapi tapi bedanya telur ini di goreng sampai matang menyeluruh.

  1. Poached

Secara umum, cara memasaknya cukup mirip dengan telur rebus. Namun perbedannya, pada telur rebus, kulitnya dikupas setelah telur matang, sedangkan telur poached mangharuskan Anda untuk merebus telur di dalam air tanpa kulit telur. Cara membuatnya, yaitu dengan merebus air sampai mendidih dan tambahkan sedikit cuka kemudian aduk air sampai muncul seperti putaran air dan pecahkan telur ke dalam putaran air tersebut selama kurang lebih 5 menit.

6 Tips Memasak Sempurna dengan Panci Presto

Beberapa orang menyukai penggunaan panci presto untuk memasak karena penggunaan nya yang mudah. Selain itu panci presto dapat menghasilkan masakan yang lebih sehat dibandingkan dengan cara memasak yang konvensional. Anda dapat membeli panci presto di berbagai online shop, salah satu rekomendasi kami adalah panci presto Oxone yang awet serta ekonomis.  Dengan harga yang ekonomis, manfaat yang akan Anda dapatkan sangatlah banyak. Sayangnya tidak banyak orang yang memahami cara penggunaan panci presto dengan baik dan benar. Sehingga masakan yang dihasilkan kurang memuaskan, berikut 6 tips untuk memasak sempurna dengan panci presto dan dapatkan hasil masakan yang memuaskan.

  1. Anda dapat menumis bumbu masakan terlebih dahulu untuk memperkaya rasa pada masakan tersebut. Seperti bawang bombay, seledri, paprika dengan menggunakan panci presto. Pastikan panci presto dalam keadaan terbuka dengan panas sedang sebelum memasukkan bahan lain.
  2. Cara yang sama juga berlaku untuk memasak daging. Masak daging terlebih dahulu dengan menggunakan panci presto tanpa penutup sebelum memasukkan bahan lain. Jangan pernah memanaskan panci presto dengan keadaan penutup tertutup.
  3. Diamkan panci presto sampai dingin sebelum menambahkan cairan apabila Anda ingin memasak sayuran atau memasak daging dengan menggunakan panci presto. Dengan adanya penguapan, Anda dapat menumis atau membuat saus.
  4. Cairkan saus yang kental dengan menambahkan sedikit air agar saus tidak mengendap dan membakar dasar pot. Anda dapat mengentalkan kembali saus setelah makanan selesai dimasak dengan menggunakan panci presto.
  5. Tambahkan terlebih dahulu bahan yang lebih cepat matang seperti sayuran dibanding yang lebih lambat matang seperti daging saat proses memasak sudah selesai. Gunakan katup pelepas untuk mengeluarkan uap dari dalam panci presto.
  6. Setelah Anda mulai memasak, perhatikan petunjuk waktu memasak, seperti kapan saat yang tepat untuk mengurangi tekanan. Karena hal ini memengaruhi hasil tingkat kematangan makanan yang dihasilkan. Apabila Anda ragu untuk menentukan waktu memasak, lebih baik Anda menghasilkan masakan yang kurang matang dan bisa di masak lagi agar bisa mencapai tingkat kematangan yang diinginkan.

Berapa kali Anda dapat menggunakan minyak goreng?

Pertanyaan di atas tentu sering Anda tanyakan. Namun, jangan khawatir karena ternyata Anda tidak sendiri, pertanyaan ini juga menjadi pertanyaan bagi banyak orang. Jawabannya ada pada seberapa baik Anda dapat menjaga kesegaran dan kualitas minyak. Oleh karenanya penting untuk meletakkan minyak pada wadah yang terutup rapat, seperti botol plastic atau jika Anda ingin tampilan yang lebih menarik, Anda dapat menggunakan professional oil and spices oxone bottle.

Seperti yang kita ketahui, minyak dan air tidak dapat tercampur. Anda dapat memasak makanan ke dalam minyak panas tanpa tergoreng hingga makanan tersebut hilang kelembabannya, barulah proses menggoreng terjadi.

Semakin sering minyak digunakan, semakin minyak tersebut menjadi hidrofobik. Dengan semakin bertambahnya hidrofobik pada minyak, maka makanan menjadi berminyak dan menjadi tidak garing.

Apabila minyak Anda sudah memasuki tahap ini, Anda harus mengganti minyak tersebut. Selain itu munculnya buih pada permukaan minyak, warna minyak yang keruh, dan mengeluarkan asap saat digunakan juga merupakan tanda bahwa minyak perlu diganti.

Beberapa hal yang mempengaruhi minyak untuk diganti:

  • Alat pengorengan

Minyak yang Anda gunakan biasanya lebih cepat rusak dibandingkan minyak yang digunakan di restoran. Hal ini dikarenakan alat masak yang restoran gunakan berbeda dengan perumahan. Biasanya alat yang digunakan perumahan langsung tersentuh dengan api kompor yang mengakibatkan remah makanan jatuh ke dasar penggorengan dan mempengaruhi kualitas dan rasa minyak.

  • Bumbu masak yang digunakan

Semakin banyak bumbu masak yang digunakan akan semakin mempengaruhi kualitas minyak. Penggunaan tepung dapat mempercepat kerusakan minyak.

  • Makanan yang dimasak

Jenis makanan yang dimasak tanpa menggunakan bumbu masak apapun dapat mempengaruhi minyak. Apabila makanan tersebut tidak menghasilkan banyak minyak dapat memperpanjang masa penggunaan minyak dan sebaliknya.

  • Jenis minyak dan suhu yang digunakan

Setiap jenis minyak memiliki cara penggunaan yang berbeda baik dari segi penggunaan dan suhu. Minyak yang cocok digunakan untuk menggoreng adalah minyak dengan kandungan lemak jenuh yang tinggi. Minyak jenis ini tidak dapat digunakan dalam waktu yang lama namun akan memberikan hasil penggorengan yang baik.

  • Penyimpanan

Minyak yang sudah digunakan lebih baik disimpan secara baik dengan menggunakan wadah yang dingin dan tertutup rapat.

Memaksimalkan Penggunaan Meat Slicer

Pada umumnya orang berpikir bahwa meat slicer hanya dapat digunakan untuk memotong atau mengiris daging. Hal ini salah besar, karena ternyata meat Slicer dapat pula digunakan untuk memotong sayuran. Bila Anda tertarik untuk memiliki meat slicer, Anda dapat membelinya secara online, salah satunya melalui oxone. Berikut adalah 4 alasan mengapa Anda perlu memiliki meat slicer.

Menjamu Tamu

Food slicers/ meat slicers biasanya sering digunakan ketika seseorang ingin menjamu tamu. Dengan meat slicers Anda dapat menghiasi meja makan Anda dengan berbagai irisan tipis daging yang pasti sangat manis dipandang mata. Lagipula, siapa sih yang tertarik melihat bongkahan daging atau sayur terhidang di atas meja? Tentunya bentuk potongan yang menarik akan membuat tamu lebih tertarik untuk mencicipi hidangan Anda, kan? Selain itu terdapat beberapa Jenis makanan yang memang membutuhkan meat slicer, seperti keju, kentang, dan sayuran.

Bekal Kantor/Sekolah

Meat Slicer juga biasanya digunakan ketika kita ingin menyiapkan bekal kantor maupun bekal sekolah untuk anak-anak. Dengan meat slicer, Anda dapat memotong daging menjadi potongan yang lebih tipis sehingga cantik untuk dihidangkan di dalam kotak makan. Dengan bentuk makanan yang cantik, Anda pasti tak akan tergoda untuk jajan diluar lagi.

Menyiapkan Salad

Seperti sudah dijelaskan sebelumnya, meat slicer tidak hanya berfungsi sebagai pemotong daging namun dapat juga digunakan sebagai pemotong sayuran. Misalnya adalah untuk memotong tipis selada. Potongan tipis selada sangat cocok Anda gunakan pada salad serta beberapa menu makanan Meksiko, seperti fajitas dan tacos.

Selain itu terdapat juga hal-hal yang perlu Anda perhatikan apabila hendak menggunakan Meat Slicer.

  • Jangan memotong daging yang sepenuhnya beku. Diamkan terlebih dahulu selama beberapa jam agar es meleleh. Kemudian Anda dapat memotongnya meskipun masih terdapat beberapa bagian yang beku.
  • Namun, jangan juga memotong daging yang sepenuhnya mentah. Akan tetapi, dinginkan daging kira-kira setengah jam di freezer untuk mengeraskan tekstrur daging tersebut. Hal ini tentu akan memudahkan process pemotongan. Hal ini juga berlaku apabila Anda hendak memotong daging ikan untuk sushi.
  • Selalu cabut kabel dari stop kontak ketika meat slicers/food slicer tidak sedang bekerja.
  • Bersihkan semua bagian meat slicer setelah digunakkan.

 

Memilih Talenan Yang Tepat

Talenan adalah alat memasak yang sering kita jumpai di dapur. Talenan biasa digunakan untuk memotong bahan makanan. Karena talenan merupakan peralatan dapur yang sering sekali digunakan, pastikan Anda memilih talenan dengan kualitas terbaik. Dengan banyaknya jenis talenan yang beredar, Anda mungkin sulit untuk menentukan mana talenan yang terbaik untuk Anda. Selain itu berbagai jenis talenan dibuat untuk memenuhi kebutuhan dapur yang berbeda pula. Lalu jenis talenan mana yang cocok untuk Anda?

  1. Kayu

Talenan berbahan kayu merupakan model talenan yang cukup baru. Biasanya talenan ini menggunakan kayu bekas sebagai bahan utama. Talenan kayu yang cukup tebal dapat membuat ketajaman pisau tetap terjaga. Selain itu, talenan ini tidak mudah tergores seperti talenan berbahan plastik. Bila Anda tertarik untuk memiliki talenan kayu Anda dapat membelinya di berbagai toko terdekat atau membelinya secara online di oxone atau berbagai toko online lainnya.

  1. Plastik

Banyak orang mengira talenan berbahan plastik lebih bersih dibandingkan talenan bahan lain seperti kayu atau bambu. Memang talenan berbahan plastik lebih mudah untuk dibersihkan dibandingkan jenis lain. Namun, menurut penelitian, talenan berbahan plastik menyimpan bakteri lebih banyak daripada talenan berbahan kayu. Selain itu talenan berbahan plastik dapat menyimpan zat kimia yang sulit untuk dibersihkan. Perlu Anda perhatikan saat permukaan talenan plastik teriris, otomatis permukaan talenan ikut teriris dan ada kemungkinan irisan tersebut tercampur dengan makanan Anda.

  1. Bambu

Talenan berbahan bambu merupakan talenan yang ramah lingkungan. Selain itu, talenan dengan bahan ini diyakini sama bersihnya dengan bahan kayu karena tidak menyerap air terlalu banyak. Namun, talenan berbahan bambu biasanya cukup mudah untuk tergores pisau, sehingga untuk pemakaian jangka panjang dapat mempersulit Anda dalam mengolah makanan.

  1. Kaca

Talenan dengan bahan kaca ini merupakan jenis talenan yang paling terjamin kebersihannya. Selain itu permukaan kaca tidak akan mudah tergores sehingga tidak memungkinan untuk meninggalkan bakteri. Sisa dan bau makanan juga tidak akan tertinggal di talenan karena talenan berbahan kaca juga sangat mudah untuk dibersihkan. Namun, talenan berbahan kaca cukup berat ketimbang talenan dengan bahan plastik maupun kayu.