Memaksimalkan Penggunaan Meat Slicer

Pada umumnya orang berpikir bahwa meat slicer hanya dapat digunakan untuk memotong atau mengiris daging. Hal ini salah besar, karena ternyata meat Slicer dapat pula digunakan untuk memotong sayuran. Bila Anda tertarik untuk memiliki meat slicer, Anda dapat membelinya secara online, salah satunya melalui oxone. Berikut adalah 4 alasan mengapa Anda perlu memiliki meat slicer.

Menjamu Tamu

Food slicers/ meat slicers biasanya sering digunakan ketika seseorang ingin menjamu tamu. Dengan meat slicers Anda dapat menghiasi meja makan Anda dengan berbagai irisan tipis daging yang pasti sangat manis dipandang mata. Lagipula, siapa sih yang tertarik melihat bongkahan daging atau sayur terhidang di atas meja? Tentunya bentuk potongan yang menarik akan membuat tamu lebih tertarik untuk mencicipi hidangan Anda, kan? Selain itu terdapat beberapa Jenis makanan yang memang membutuhkan meat slicer, seperti keju, kentang, dan sayuran.

Bekal Kantor/Sekolah

Meat Slicer juga biasanya digunakan ketika kita ingin menyiapkan bekal kantor maupun bekal sekolah untuk anak-anak. Dengan meat slicer, Anda dapat memotong daging menjadi potongan yang lebih tipis sehingga cantik untuk dihidangkan di dalam kotak makan. Dengan bentuk makanan yang cantik, Anda pasti tak akan tergoda untuk jajan diluar lagi.

Menyiapkan Salad

Seperti sudah dijelaskan sebelumnya, meat slicer tidak hanya berfungsi sebagai pemotong daging namun dapat juga digunakan sebagai pemotong sayuran. Misalnya adalah untuk memotong tipis selada. Potongan tipis selada sangat cocok Anda gunakan pada salad serta beberapa menu makanan Meksiko, seperti fajitas dan tacos.

Selain itu terdapat juga hal-hal yang perlu Anda perhatikan apabila hendak menggunakan Meat Slicer.

  • Jangan memotong daging yang sepenuhnya beku. Diamkan terlebih dahulu selama beberapa jam agar es meleleh. Kemudian Anda dapat memotongnya meskipun masih terdapat beberapa bagian yang beku.
  • Namun, jangan juga memotong daging yang sepenuhnya mentah. Akan tetapi, dinginkan daging kira-kira setengah jam di freezer untuk mengeraskan tekstrur daging tersebut. Hal ini tentu akan memudahkan process pemotongan. Hal ini juga berlaku apabila Anda hendak memotong daging ikan untuk sushi.
  • Selalu cabut kabel dari stop kontak ketika meat slicers/food slicer tidak sedang bekerja.
  • Bersihkan semua bagian meat slicer setelah digunakkan.

 

Memilih Talenan Yang Tepat

Talenan adalah alat memasak yang sering kita jumpai di dapur. Talenan biasa digunakan untuk memotong bahan makanan. Karena talenan merupakan peralatan dapur yang sering sekali digunakan, pastikan Anda memilih talenan dengan kualitas terbaik. Dengan banyaknya jenis talenan yang beredar, Anda mungkin sulit untuk menentukan mana talenan yang terbaik untuk Anda. Selain itu berbagai jenis talenan dibuat untuk memenuhi kebutuhan dapur yang berbeda pula. Lalu jenis talenan mana yang cocok untuk Anda?

  1. Kayu

Talenan berbahan kayu merupakan model talenan yang cukup baru. Biasanya talenan ini menggunakan kayu bekas sebagai bahan utama. Talenan kayu yang cukup tebal dapat membuat ketajaman pisau tetap terjaga. Selain itu, talenan ini tidak mudah tergores seperti talenan berbahan plastik. Bila Anda tertarik untuk memiliki talenan kayu Anda dapat membelinya di berbagai toko terdekat atau membelinya secara online di oxone atau berbagai toko online lainnya.

  1. Plastik

Banyak orang mengira talenan berbahan plastik lebih bersih dibandingkan talenan bahan lain seperti kayu atau bambu. Memang talenan berbahan plastik lebih mudah untuk dibersihkan dibandingkan jenis lain. Namun, menurut penelitian, talenan berbahan plastik menyimpan bakteri lebih banyak daripada talenan berbahan kayu. Selain itu talenan berbahan plastik dapat menyimpan zat kimia yang sulit untuk dibersihkan. Perlu Anda perhatikan saat permukaan talenan plastik teriris, otomatis permukaan talenan ikut teriris dan ada kemungkinan irisan tersebut tercampur dengan makanan Anda.

  1. Bambu

Talenan berbahan bambu merupakan talenan yang ramah lingkungan. Selain itu, talenan dengan bahan ini diyakini sama bersihnya dengan bahan kayu karena tidak menyerap air terlalu banyak. Namun, talenan berbahan bambu biasanya cukup mudah untuk tergores pisau, sehingga untuk pemakaian jangka panjang dapat mempersulit Anda dalam mengolah makanan.

  1. Kaca

Talenan dengan bahan kaca ini merupakan jenis talenan yang paling terjamin kebersihannya. Selain itu permukaan kaca tidak akan mudah tergores sehingga tidak memungkinan untuk meninggalkan bakteri. Sisa dan bau makanan juga tidak akan tertinggal di talenan karena talenan berbahan kaca juga sangat mudah untuk dibersihkan. Namun, talenan berbahan kaca cukup berat ketimbang talenan dengan bahan plastik maupun kayu.

Cara Membersihkan Dan Memelihara Kompor Gas

Kompor gas merupakan salah satu peralatan dapur utama yang paling sering digunakan. Tanpa disadari kompor gas yang digunakan sehari-hari menyimpan banyak sekali kotoran yang mungkin tidak Anda lihat. Menjaga kebersihan kompor gas merupakan salah satu esensi yang harus dilakukan dalam pemeliharaan kompor gas. Ketimbang mengganti kompor dengan yang baru Anda dapat juga membersihkan kompor Anda sehingga terlihat seperti baru lagi. Terlebih lagi, membersihkan kompor dapat membuat kompor Anda lebih awet. Namun, jika sudah rusak, membeli yang baru adalah solusi terbaik. Anda dapat membeli kompor baru di berbagai toko swalayan terdekat atau secara online di oxone ataupun berbagai gerai online lainnya.

Pembersihan kompor gas cukuplah mudah, namun Anda harus memahami kompor gas yang Anda miliki. Tidak seluruh kompor gas memiliki cara pembersihan yang sama. Anda dapat mengikuti langkah-langkah di bawah ini sebagai acuan untuk membersihkan kompor gas Anda.

  1. Mulailah dengan memindahkan tatakan kompor dan rendam dengan air sabun hangat.
  2. Gosok kotoran-kotoran yang berada pada permukaan kompor gas dengan menggunakan sikat kering atau tisu kering.
  3. Semprot permukaan kompor gas dengan menggunakan campuran cuka dan air kemudiakan diamkan beberapa saat. Setelah itu bersihkan dengan menggunakan handuk pembersih atau tisu. Pastikan Anda juga membersihkan bagian belakang dan tombol kompor. Campuran cuka dapat menghilangkan noda yang terdapat pada kompor gas dengan mudah, namun untuk noda membandel tetap harus menggunakan bantuan sabun.
  4. Taruh sabun pada gosok gigi untuk membersihkan kompor gas. Bersihkan kotoran-kotoran yang telah tergosok dengan handuk pembersih.
  5. Copot penutup api dan rendam dengan air sabun hangat. Apabila penutup api berminyak, gosok dengan sabun terlebih dahulu untuk menghilangkan sisa-sisa minyak yang menempel.
  6. Copot inti pembakar dan bersihkan segala kotoran yang terdapat pada bagian tersebut.
  7. Pastikan Anda membersihkan segala kotoran yang terdapat pada kompor gas sebelum Anda memasang kembali seluruh alat yang sudah dibersihkan.

Cara Sederhana Menajamkan Pisau Dapur

Pisau merupakan salah satu peralatan dapur yang paling sering digunakan. Namun, semakin sering digunakan, ketajaman pisau akan semakin berkurang dan menjadi tumpul. Pisau yang sudah tumpul tidak efektif untuk digunakan. Maka akan lebih baik apabila Anda mengganti pisau Anda dengan yang baru. Anda dapat membelinya di berbagai toko peralatan rumah tangga atau dapat juga membelinya secara online di berbagai gerai online, seperti Oxone, dll. Namun, Anda juga dapat mencoba mengasah pisau yang sudah tumpul untuk mengembalikan ketajamannya. Berikut adalah beberapa cara untuk mengembalikan ketajaman pisau.

1. Menggunakan batu asah
• Carilah arah yang tepat untuk mengasah pisau. Arah yang tepat akan mempermudah Anda untuk mengasah pisau. Karena arah yang salah akan membuat permukaan batu asah menjadi kasar dan sulit untuk digunakan.
• Lumasi permukaan batu asah dengan sedikit minyak untuk mempermudah mengasah pisau.
• Gunakan alat bantu pengarah yang terdapat pada pisau asah. Alat bantu ini mempermudah Anda dalam mengasah, sehingga Anda tidak perlu lagi repot-repot memegang batu asah.
• Mulailah dengan mengasah pisau pada permukaan batu asah yang kasar. Permukaan yang kasar bertujuan untuk menghaluskan pisau. Sedangkan permukaan yang halus digunakan untuk mengasah pisau.
• Pada permukaan batu asah yang miring, jalankan pisau Anda secara menyamping dari permukaan rendah ke tinggi. Hal ini bertujuan untuk mrawat batu asah.
• Jangan lupa untuk mengasah ke dua sisi pisau sampai cukup halus.
• Setelah pisau dirasa cukup halus, gunakan permukaan halus batu asah untuk menajamkan pisau. Pastikan kedua sisi pisau terasah secara seimbang.
• Setelah selesai, asah mata pisah secara melingkar. Hal ini bertujuan untuk membuat mata pisau semakin tajam.

2. Menggunakan pisau pengasah
• Pisau pengasah biasanya digunakan untuk menjaga pisau tetap tajam saat digunakan. Jadi pisau ini bukan untuk mengembalikan ketajaman pisau yang sudah hilang.
• Pegang pisau pengasah untuk menahan beban gesekan dari pisau yang akan diasah.
• Asah lah pisau secara menyamping. Pastikan Anda menggunakan arah asahan yang sama sampai akhir, karena mengubah arah asahan tidak akan menghaluskan pisau Anda.
• Pastikan Anda mengasah ke dua sisi pisau secara merata.

3. Menggunakan dasar gelas
• Gunakan pinggiran dasar gelas berbahan keramik untuk menajamkan pisau
• Gunakan sisi lain dari gelas untuk menajamkan sisi lain pisau.
• Setelah menggunakan dasar gelas, gunakanlah pisau pengasah untuk hasil yang lebih maksimal