7 Tips Membuat Waffle yang Sempurna

Waffle adalah makanan ala eropa yang ternyata cukup mendapat tempat di hati masyarakat Indonesia. Tak heran jika ada banyak sekali waffle maker yang dapat Anda temui di pasaran, salah satunya adalah oxone waffle maker. Apabila Anda adalah salah satu orang yang tertarik untuk membuat waffle sendiri, maka Anda perlu memperhatikan beberapa tips membuat waffle yang lezat. Perlu diperhatikan bahwa terdapat 2 jenis waffle. Waffle ala Amerika dan ala belgia. Pada artikel kali ini, tips yang kami sajikan adalah waffle ala Amerika yang biasanya bertekstur krispi di luar namun lembut serta empuk di bagian dalamnya. Berikut tipsnya:

  1. Perhatikan Waffle Maker Anda

Penting sekali untuk membaca instruksi penggunaan dengan seksama. Hal ini dikarenakan, setiap waffle maker biasanya dirancang untuk menghasilkan hasil yang berbeda. Bahkan pada beberapa waffle maker, Anda diharuskan untuk melapisi waffle maker dengan minyak atau mentega sebelum penggunaan. Namun, dengan teknologi terbaru Anda tak perlu lagi melapisi waffle maker dengan minyak dan mentega.

  1. Adonan yang Anti Lengket

Jumlah minyak ataupun mentega pada adonan waffle akan sangat menentukan, apakah adonan akan menempekl atau tidak. Apabila adonan Anda seringkali menempel pada wajan waffle maker, maka Anda perlu menambahkan minyak atau mentega pada adonan.

  1. Pisahkan Kuning dan Putih Telur

Pisahkan kuning dan putih telur, apabila Anda menginginkan hasil akhir waffle yang tipis serta halus. Masukan kuning telur pada adonan basah, lalu kocok putih telur hingga berbusa dan mengembang. Gunakan spatula untuk memasukan putih telur pada adonan akhir.

  1. Hindari Mengaduk Adonan Terlalu Kasar

Mendapatkan adonan waffle yang pas memang susah-susah gampang. Adonan yang baik dapat mengalir dengan mudah ke seluruh cekungan loyang waffle maker. Sehingga solusi untuk mendapatkan adonan yang tepat adalah kesabaran dan tekanan mengaduk yang tepat. Gunakan spatula karet untuk mengaduk adonan, campurkan adonan basah ke adonan kering hingga adonan mengempis. Aduk adonan perlahan hingga terlihat halus.

  1. Buttermilk dapat diganti dengan Susu

Banyak resep waffle yang menyarankan penggunaan Buttermilk, namun Buttermilk dapat Anda ganti dengan susu. Meskipun teksturnya agak sedikit berbeda.

  1. Jangan Angkat Tutup terlalu dini

Mengangkat tutup waffle maker terlalu dini dapat menyebabkan adonan waffle robek. Oleh karenanya, selalu perhatikan indikator kematangan melalui lampu atau suara sebelum membuka tutup.

  1. Perhatikan Uap

Apabila waffle maker Anda tidak memiliki indikator kematangan, Anda dapat menggunakan uap yang keluar sebagai indikatornya. Ketika uap berhenti, angkat tutupnya.

Advertisements