Cara Mengolah Steak Dengan Menggunakan Teplon

Daging steak memang nikmat rasanya, dan memasaknya pun tidak sulit bila tahu caranya. Berikut kami sajikan cara membuat steak yang lezat nan empuk hanya dengan menggunakan wajan anti lengket atau teplon dan kompor. Apabila Anda belum memiliki teplon Anda dapat dengan mudah membelinya di berbagai toko swalayan terdekat atau di berbagai online shop khusus peralatan rumah tangga.

Saran kami, sebaiknya Anda menggunakan teplon dengan material yang aman bagi kesehatan, salah satu rekomendasi kami adalah teplon oxone yang sudah terjamin mutunya. Berikut adalah beberapa langkah membuat steak lezat.

 

Bahan dan Perlengkapan

  • Garam
  • Lada
  • Bumbu (optional)
  • Teplon
  • Minyak goreng
  • Alat penjepit
  • Mentega Putih
  • Sendok
  • Thermometer daging

Step 1

Lumuri kedua sisi daging steak dengan garam kemudian diamkan selama kurang lebih 45 menit sebelum dimasak dan diamkan pada suhu ruangan. Garam berteksture kasar lebih efektif untuk melembabkan dan memberikan rasa asin yang ringan. Cara ini bertujuan untuk membuat daging menjadi lembap dan empuk.

Step 2

Taburkan lada, rempah-rempah seperti daun thyme, tarragon dan rosemary dan bumbu yang Anda inginkan pada steak sebelum dimasak.

Step 3

Panaskan wajan atau Teplon dengan suhu sedang hingga tinggi. Diamkan wajan sampai cukup panas lalu tuangkan minyak goreng secukupnya. Kemudian diamkan hingga panas.

Step 4

Letakkan steak di atas wajan dan diamkan sekitar 2 menit sampai keluar asap kemudian balikkan steak ke sisi lain. Pastikan steak selalu dibalikkan agar bisa matang merata dan tidak gosong.

Step 5

Tambahkan mentega putih di wajan untuk menambahkan rasa pada steak dan  membuat steak menjadi kecoklatan. Ambil minyak dan lelehan mentega pada wajan kemudian tuangkan ke atas steak dan lakukan beberapa kali agar steak dapat matang kecoklatan. Jangan memasak steak terlalu lama agar daging steak tidak a lot.

Step 6

Anda dapat menggunakan thermometer daging untuk mengukur tingkat panas. Angkat steak pada suhu 115 derajat Fahrenheit untuk mendapat hasil steak rare, 125 F untuk hasil medium-rare, 135 F untuk medium, 145 F untuk untuk medium-well dan 155 F untuk well-done. Waktu memasak berbeda-beda berdasarkan  ketebalan daging dan jenis wajan yang digunakan. Biasanya ketebalan steak yang digunakan untuk medapatkan hasil medium adalah  1,5 inch dan dimasak selama kurang lebih 8 menit.

 

Step 7

Sajikan steak saat sudah matang, jangan diamkan steak dalam wajan terlalu lama untuk menghindari steak menjadi kering. Diamkan steak selama kurang lebih 5 menit agar steak dapat menyerap bumbu dan minyak yang dikeluarkan pada saat proses memasak. Hal ini dilakukan agar steak tidak mengeluarkan minyak berlebih saat di potong.

 

 

Tips

 

Jangan mendiamkan daging sapi pada suhu ruangan selama lebih dari 2 jam atau suhu di atas 90 F selama lebih dari 1 jam.

 

Steak yang dimasak dengan waktu lama akan menghasilkan daging yang kurang empuk. Untuk mendapatkan steak yang empuk, masaklah steak sampai tingkat kematangan medium.

Langkah dan Bahan dalam Membuat Steak Lezat

Steak adalah salah satu masakan asal barat yang banyak digemari oleh masyarakat Indonesia, umumnya masyarakat Indonesia dengan kelas mengengah ke atas. Hal ini dikarenakan steak masih dirasa cukup mahal bagi sebagian orang. Namun, sebenarnya kita tidak perlu harus mengocek biaya terlalu mahal untuk sekedar menikmati lezatnya steak, karena memasak steak sebenarnya tidaklah sulit-sulit amat.

Apabila Anda berniat untuk mecoba membuat steak dirumah, jangan lupa untuk menyajikanya bersama salad, karena tak lengkap rasanya menikmati steak tanpa ditemani dengan salad. Untuk mempersingkat kerja Anda, Anda dapat membuat salad dengan menggunakan salad maker yang dapat Anda beli di toko peralatan rumah tangga terdekat atau salah satu rekomendasi kami, salad maker oxone. Berikut adalah cara membuat steak yang lezat.

Bahan-bahan:

1 sendok teh garlic salt

1 sendok teh lada hitam

¼ sendok the cabai bubuk

1 helai daun thyme, sage, dan rosemary segar

4 sendok makan mentega tawar

1 sendok teh paprika merah (sesuai selera)

1 potong daging sapi rib eye, T-bone atau Porterhouse

Bahan Dressing:

1 sendok makan extra virgin olive oil

½ sendok teh kulit lemon parut

Garam dan lada secukupnya

Peralatan:

Sendok

Alat panggangan

Tong

Talenan

Langkah Memasak:

  1. Keluarkan daging steak dari kulkas kira-kira 1 jam sebelum dimasak. Hal ini akan membantu memudahkan daging untuk matang secara merata ketika dipanggang.
  2. Siapkan bumbu untuk memanggang, seperti bumbu dapur dan mentega. Campurkan garam, lada hitam dan cabai bubuk. Lelehkan mentega pada penggorengan dan masukkan paprika merah serta daun bumbu (thyme, sage, dan rosemary).
  3. Panaskan alat pemanggang Anda, temperatur suhu yang tepat adalah ketika pemanggang telah mengeluarkan asap dan Anda tidak dapat menahan panasnya ketika meletakan tangan di atas pemanggang selama lebih dari 4 detik.
  4. Bumbui daging steak dengan bumbu campuran kering di setiap sisinya, jangan lupa untuk membumbui pinggiran steak.
  5. Basahi tangan Anda dengan sedikit air, lalu tepuk setiap bagian daging dengan tangan Anda. Ini akan membuat bumbu kering menjadi sedikit basah dan lebih meresap ke dalam daging.
  6. Oleskan Mentega dengan menggunakan daun bumbu.
  7. Panggang steak dan jangan membolak balik steak hingga steaknya tidak menempel lagi di pemanggang.
  8. Setelah salah satu bagian steak sudah dirasa cukup matang, Anda dapat membaliknya menggunakan tong.
  9. Teruskan memanggang, membalik, dan mengolesi daging dengan mentega. Jangan lupa untuk sering-sering membalik steak Anda ketika memanggang.
  10. Pangganglah sampai Anda mencapai tingkat kematangan yang Anda inginkan (125°F untuk rare, 130-135°F untuk medium-rare, 140°F untuk medium).
  11. Selesaikan dressing steak Anda, dengan menuangkan sedikit olive oil di talenan dan taburkan parutan kulit lemon serta sedikit garam dan lada sesuai selera Anda.
  12. Steak siap untuk disantap.

8 Cara Memotong Sayuran yang Perlu Diketahui

Estetika dalam memasak adalah salah satu hal yang penting, karena penyajian yang cantik akan menambah nafsu makan para penikmatnya. Pada artikel kali ini, kami ingin menyajikan teknik memotong sayuran yang tepat, sehingga Anda dapat memastikan bahwa potongan Anda sudah sesuai dengan menu masakan.

Namun pastikan juga bahwa pisau yang Anda gunakan sudah cukup tajam untuk menghasilkan potongan-potongan yang cepat dan cantik. Umumnya pisau yang baik adalah yang berbahan stainless steel dan berkarbon sehingga tahan karat. Bila Anda belum memiliki pisau dapur yang lebih professional, Anda dapat membelinya di berbagai toko terdekat atau secara online di oxone atau di berbagai toko online lainnya. Berikt adalah berbagai teknik memotong sayuran.

– Teknik Memotong Dasar

  • Dadu Kecil

Potongan dadu kecil berukuran sekitar ¼ inch.

  • Dadu Sedang

Potongan dadu sedang berukuran sekitar ½ inch.

  • Dadu Besar

Potongan dadu besar berukuran sekitar ¾ inch.

– Teknik Klasik

  • Teknik pemotongan seperti ini disebut teknik. trim dimana pemotongan dilakukan secara diagonal

– Teknik Memotong Tipis

  • Julienne and brunoise

Teknik pemotongan seperti ini berbentuk seperti potongan korek api. Teknik ini biasa digunakan untuk memotong sayur pada salad atau jenis sayur apapun yang memerlukan pemotongan tipis, seperti paprika, bengkuang, wortel. Potongan paralel dan diatur tumpang tindih kemudian diiris tipis. Potongan juga bisa melintang 1/4 inci lebarnya atau lebih tipis lagi atau Anda dapat kreasikan sesuai dengan kebutuhan Anda.

  • Chiffonade

Teknik memotong ini biasanya digunakan untuk memotong sayur, seperti  potongan keluarga kol atau daun selada yang dipotong atau diiris setebal 1 sampai 2 mm memanjang atau untuk memotong sayur yang biasanya sayur digulung menjadi satu terlebih dahulu sebelum di potong.

Berbagai Teknik Memotong Lainnya

  • Potongan Kasar

Teknik pemotongan ini merupakan cara memotong yang tidak memiliki ukuran dan bentuk yang harus sama.

  • Potong Cincang

Teknik ini merupakan teknik memotong dengan mencincang sesuatu menjadi bagian-bagian kecil bahkan bisa sampai halus.

4 Langkah Menghilangkan Amis Pada Bebek

Bebek adalah salah satu kuliner favorit masyarakat Indonesia, Anda dapat menyajikannya dengan cara dipanggang atau digoreng, semua sama lezatnya. Bila Anda berniat untuk memanggang daging bebek dan belum memiliki alat pemanggang yang memadai, Anda dapat membelinya di toko alat masak terdekat atau Anda dapat memiliki giant oven Oxone untuk hasil panggang yang lebih merata serta meresap atau Anda dapat membelinya di berbagai online shop ternama lainnya .

Namun layaknya daging kambing, bila tidak pintar-pintar mengolahnya daging bebek biasanya memiliki bau yang kurang sedap ketika disajikan. Oleh karenanya, penting bagi mereka yang ingin memasak daging bebek untuk mengetahui cara menghilangkan bau tersebut, sebagai berikut:

  1. Memilih Jenis Daging Bebek yang Benar
  • Pilihlah jenis daging bebek yang tidak terlalu muda dan juga tidak terlalu tua, biasanya bebek yang berumur 3 bulan yang paling pas. Daging bebek yang sudah tua biasanya akan alot ketika diolah.
  • Pilihlah daging bebek yang segar ( bisa dilihat dari kulit yang berwarna puti).
  • Pilihlah daging bebek yang bagian kakinya lunak dan masih mudah dilipat.
  • Bila membeli daging bebek yang dibekukan pilih yang kulitnya bersih dan teksturnya masih dalam kondisi bagus.
  • Pilihlah daging bebek yang bagian dadanya berisi .
  • Jangan memmbeli daging bebek yang sudah berwana kehijauan.
  • Bila tidak segera diolah, simpan daging bebek dalam freezer
  1. Hilangkan Bulu yang menempel pada Bebek

Saat akan mengolah daging bebek menjadi masakan tertentu, hilangkan terlebih dahulu bulu-bulu yang terdapat pada bebek. Anda dapat menggunakan rendaman air panas atau alat penjepit dalam keadaan bebek terpanggang di atas bara api.

  1. Hilangkan Lemak Daging Bebek

Salah satu penyebab bau amis pada daging bebek adalah kandungan lemaknya yang banyak. Pastikan anda membuang jeroang yang terdapat pada bebek sebelum diolah terutama bagian brutu bebeh (bagian pantat bebek) karena lemak banyak sekali terdapat pada bagian tersebut. Setelah bebek bersih dari jeroan yang banyak mengandung lemak, hal selanjutnya yang harus anda lakukan untuk menghilangkan bau amis yang mungkin masih terciup pada daging bebek tersebut ialah dengan merendamnya pada air cuka ataupun air perasan jeruk nipis.

  1. Tambahkan Rempah-Rempah Penghilang Bau Amis Saat Memasak

Untuk menghilangkan aroma amis pada daging bebek, gunakan rempah-rempah ketika memasak. Rempah-rempah yang dinilai mampu menghilangkan bau amis tersebut seperti daun jeruk, lengkuas, sereh, jahe, kunyit, dan juga bawang putih. Selain dapat menghilangkan bau amis, rempah-rempah tersebut juga dapat membuat daging bebek menjadi lebih empuk.