Temukan Beragam Jenis Minyak Nabati untuk Memasak Lebih Sehat

Sehat itu mahal! Maka sudahkah Anda hidup lebih sehat? Sudahkah Anda mengganti minyak sayur Anda dengan pilihan minyak lainnya yang lebih sehat untuk tubuh?

Menurut Republika online pada tahun 2015, Penyakit jantung termasuk sebagai 10 penyakit yang banyak menyebabkan kematian di Indonesia. Oleh karena itu, selain pentingnya ubntuk memiliki alat penggorengan yang sehat, menggunakan minyak yang sehat dalam memasak juga penting, karena penggunaan minyak sayur yang banyak di dalam tubuh akan menyebabkan darah tinggi dan jantung.

Bila Anda ingin memiliki penggorengan yang lebih sehat Anda dapat membeli berbagai produk penggorengan yang terbuat dari bahan yang aman, atau Anda dapat membeli produk frying pan oxone yang cukup terjamin kesehatannya. Bila Anda sudah cukup yakin dengan alat penggorengan Anda, maka Anda dapat memastikan bahwa minyak yang Anda gunakan pun sehat bagi tubuh Anda. Berikut adalah beragam jenis minyak yang sangat sehat untuk Anda konsumsi dalam jangka panjang.

  1. Minyak Zaitun

Terbuat dari perasan buah zaitun. Minyak zaitun extra-virgin dibuat dengan temperature tidak melebihi 30 derajat Celsius.

  • Extra-virgin oil – memiliki paduan rasa antara dedaunan, buah, dan pedas. Minyak ini biasanya digunakan untuk salad dressing dan menumis masakan yang ringan.
  • Refined olive oil – memiliki rasa yang lebih netral. Biasanya digunakan untuk memasak makanan yang memerlukan tekanan tinggi dalam menggoreng.
  1. Minyak Kelapa

Minyak kelapa biasa nya digunakan oleh vegetarian sebagai pengganti mentega dan produk lain yang menggunakan minyak.

  • Unrefined coconut oil – biasanya memiliki aroma kelapa yang cukup kuat. Biasanya digunakan untuk membuat kue
  • Refined coconut oil – memiliki sedikit rasa manis. Biasanya digunakan untuk memasak yang memerlukan tekanan tinggi tapi tidak cocok digunakan untuk menggoreng
  1. Canola vs. sunflower vs. safflower vs. soybean vs. vegetable oil
  • Vegetable oil – merupakan jenis minyak sayur biasa. Biasanya merupakan kombinasi canola, sunflower, safflower atau soybean oil. Biasanya digunakan sebagai minyak serbaguna seperti menggoreng menumis, dressing, baking.
  • Canola oil – terbuat dari tanaman canola dan titik panas 246,1 derajat
  • Sunflower oil – terbuat dari biji bunga matahari dan titik panas 232,2 derajat
  • Safflower – terbuat dari tanaman safflower dan titik panas 265.5 derajat
  • Soybean oil – termasuk jenis minyak yang sering digunakan dan titik panas 237,7 derajat
  1. Minyak Alpukat

Minayk alpukat merupakan salah satu minyak yang cukup baik bagi tubuh. Jenis virgin minyak alpukat harus disimpan di kulkas karena bisa berbau tengik. Cocok digunakan untuk menumis, dressing, dan menggoreng.

  1. Minyak Kacang

Merupakan salah satu jenis minyak yang sering digunakan untuk menggoreng karena memiliki rasa yang netral sehingga tidak merubah rasa dari masakan dengan titik panas mencapai 232,2 derajat. Cocok digunakan untuk menggoreng, menumis, dressing.

  1. Minyak Wijen

Minyak ini memiliki aroma dan rasa yang cukup tajam dan titik panas sesame oil adalah 232,2 derajat. Minyak wijen mengandung 75% kebutuhan vitamin E harian tubuh. Cocok digunakan untuk dressing, dipping, sweating

  1. Rice bran oil

Minyak ini sangat baik digunakan untuk menggoreng karena membuat masakan tidak terlalu berminyak dengan titik panas 254,4 derajat. Cocok digunakan untuk menggoreng, menumis, dressing, searing.

 

Nah, sudah tahu minyak yang mana yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda? Selamat memasak!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s